TEKNIK BUDIDAYA KEPITING SOKA

 


Link Youtube : Budidaya kepiting soka

Permintaan kepiting soka semakin meningkat, hal tersebut dikarenakan masih banyak yang menggemari kepiting bercangkang lunak ini. Kepiting Soka memiliki rasanya yang lezat berpadu dengan cangkangnya yang lembut dan mudah dibuka membuat kepiting ini menjadi favorit di antara jenis yang lain.

Harga kepiting soka yang tergolong tinggi, membuat peluang budidaya kepiting soka terbilang menguntungkan. Anda mau belajar tentang tata cara budidaya kepiting soka? Budidaya kepiting soka cukup mudah untuk dilakukan jika kita sudah mengerti tentang teknik dan juga tata cara budidaya kepiting soka. Anda bisa memulainya dengan memilih lokasi budidaya, menyiapkan peralatan yang dibutuhkan, serta membeli bibit.

Berikut beberapa tips budidaya kepiting soka!

1.      Tentukan lokasi budidaya yang tepat

Tata cara budidaya kepiting soka yang pertama adalah dengan menetukan lokasi budidaya yang tepat. Carilah lahan yang memiliki ketersediaan air bersih tanpa tercemari oleh polusi, dengan tingkat salinitas sebesar 15 hingga 35 ppt. selanjutnya suhu airnya berkisar 24 hingga 32 derajat celsius, jumlah oksigen terlarut minimal 3 ppm dan pH airnya 6,5 – 8,5. Lokasi yang paling mendekati faktor pendukung di atas adalah lokasi tambak yang dekat dengan tanaman mangrove. Biasanya tanah tambak yang dipakai adalah tanah yang berlumpur pasir dengan kedalaman sekitar 80 cm atau lebih.

2.      Persiapan bibit kepiting soka

Pilihlah bibit-bibit kepiting soka terbaik yang memiliki bobot sekitar 0,1 ons hingga 0,5 ons. Bibit-bibit inilah nantinyan yang kita besarkan dan lakukan proses molting.

3.      Persiapan kandang kepiting soka

Kandang untuk kepiting soka bisa berupa kotak-kotak berukuran 15x15x20 cm yang diletakkan di bawah permukaan tambak. Buatlah pula jalan setapak yang terbuat dari bambu di antara tatanan kandang-kandang tersebut agar memudahkan Anda dalam mengelola dan mengamati kepiting.

4.      Cara pemeliharaan kepiting soka

Tata cara budidaya kepiting soka selanjutnya adalah dengan memotong kaki-kaki serta capit dari kepiting. Proses ini penting untuk dilakukan agar kepiting menjadi stres dan melepaskan cangkangnya. Saat cangkang dari kepiting tersebut lepas, maka kepiting akan segera membentuk cangkang baru. Proses unik ini disebut dengan molting.

5.      Menenbar bibit kepiting

Proses penebaran bibit kepiting soka tidak boleh dilakukan sembarangan. Kita harus menempatkan tiap kepiting pada kotak atau kandang yang sudah kita buat. Jarak waktu antara proses pemotongan kaki hingga terbentuk cangkang kembali adalah sekitar 15 hari.

Perlu diingat, saat cangkang baru sudah mulai terbentuk, Anda harus segera memanen kepiting karena cangkangnya akan kembali mengeras. Untuk menghentikan proses pengerasan cangkang tersebut, Anda bisa merendam kepiting menggunakan air tawar selama 30 menit.

6.      Pakan yang diberikan

Kepiting soka biasanya diberi pakan berupa ikan rucah, pelet, atau keong. Berikan pakan sekali dalam sehari, atau saat sore menjelang senja. Kepiting merupakan hewan nokturnal yang aktivitas kehidupannya berlangsung di malam hari.

7.      Perawatan kepiting soka

Merawat kepiting soka kurang lebih sama dengan cara budidaya kepiting rajungan. Yang terpenting adalah kita harus menyediakan air bersih dan terbebas dari polusi, serta memiliki sirkulasi yang lancar. Jik sirkulasi air terhambat, maka kepiting soka akan mati dan membawa kerugian besar.

Selain itu, pengendalian hama juga merupakan kunci sukses dalam budidaya kepiting soka. Segera tangani jika Anda melihat gejala kepiting yang terserang hama atau penyakita. Jangan sampai hama tersebut mewabah dan merusak panen Anda.

Agar bisnis budidaya kepiting soka Anda menghasilkan keuntungan yang besar, maka perhatikanlah sejumlah tips berikut ini:

1.  Selalu jaga kualitas kepiting soka Anda. Saat panen tiba, pisahkan kepiting soka yang berkualitas tinggi dengan yang berkualitas rendah.

2.  Kualitas kepiting tersebut akan menentukan harga jual dari kepiting Anda.  Semakin baik kualitasnya, maka semakin tinggi pula harganya. Begitu pula jika kualitas kepiting yang Anda hasilkan kurang baik, maka kepiting akan ditawar dengan harga renah.

3.  Tawarkan hasil panen Anda ke pengusaha kuliner, dimulai dari warung-warung di pinggir pantai, tengkulak, hingga didistribusikan ke sejumlah restoran besar.

4.  Belajarlah dari beberapa pengusaha atau pembudidaya yang telah sukses terlebih dahulu. Jangan menyerah jika di awal usaha Anda menemukan kegagalan, namun justeru jadikan semangat untuk mendapatkan hasil lebih baik lagi di musim depan.

Demikianlah tatacara budidaya kepiting soka yang dapat saya bagikan pada kesempatan ini. Semoga informasi ini berkenan dan membantu Anda dalam mengembangkan bisnis budidaya kepiting soka.


Komentar

Postingan Populer